Gn. Merbabu 3145mdpl via Suwanting lintas Selo (Part 2 pulang)
Assalamu'alaikum temen-temen.
Hola sobat juri, kali ini saya akan melanjutkan cerita sebelumnya yaitu pendakian Gn. Merbabu 3145mdpl. Setelah kami melewati semua lika-liku perjalanan via suwanting, kini saya akan menceritakan perjalanan menuruni Gn. Merbabu via Selo. Sudah ga sabar membaca cerita selanjutnya? langsung aja saya mulai ceritanya ya..
Setelah sampai puncak tertinggi Gn. Merbabu, kami semua berfoto dan kemudian melanjutkan perjalanan untuk pulang. Kami pulang melalui jalur selo, dengan perhitungan malam sudah sampai dibasecamp Selo. Tetapi perhitungan kami saat itu meleset, hujan dan kabut terus menemani perjalanan kami. Karna hujan dan kabut, kami tersasar di perjalanan turun bersama satu kelompok lain. Karna kami takut tersasar lebih jauh dan kondisi badan pun sudah lelah, akhirnya kami membuat camp dijalur pendakian menuju puncak atau sabana 3 bersama satu kelompok lain. Kami memasang tenda dengan tangan yang sudah kaku karena dinginnya udara setelah hujan rintik-rintik yang tak kunjung berhenti. Saat tenda sudah terpasang, kami semua memasak, makan dan bersanda-gurau kemudian tertidur pulas ditenda masing-masing.
Pagipun datang menyapa, dengan dingin udara kala itu saya dan satu teman wanita keluar dari tenda karena panggilan alam (alias pi2s). Setelah itu, kami melihat sekeliling dan kami berdua sangat takjub akan keindahan alam ini. Kami berduapun, memanggil dan membangunkan yang lain untuk menyaksikan pemandangan pagi. Pemandangan di depan tenda kami adalah Gn. Merapi dan Sabana luas Gn. Merbabu, kemudian di kanan dan kiri kami adalah bukit sabana dan pohon edelwais yang kuning bermekaran. Dan dibalik tenda kami terdapat bukit sabana menuju puncak kenteng songo. Sayang, hari ini adalah hari terakhir kami di Gn. Merbabu karena mengingat esok kami sudah memulai aktifitas kembali. Pagi itu kami memasak semua sisa logistik yang ada dan hanya menyisakan sedikit air untuk diperjalanan. Setelah sarapan kamipun berdoa dan memulai perjalanan menuju pulang.
Pos 5 - Pos 4 Selo (Sabana 2 dan Sabana 1)
Karena kami akan pulang menuju basecamp selo, maka perjalanan kami sangat mudah. Track yang kami lalui terus menurun dan sedikit mendaki. Dari jalur sabana 3 menuju pos 5 berupa tanah setapak kemudian melebar sampai di pos 4. Dipos 5 dan pos 4 kami hanya melihat pemandangan bukit merbabu dan sabana luas. Kami terus berjalan dan sesekali berhenti untuk berfoto.
Pos 3 - Pos 2 (Watu Tulis dan Pos Pandean)
Sampai dipos 4 kami tidak beristirahat dan melanjutkannya sampai dipos 3. Track yang kami lalui berupa tanah datar dan lebar disebelah kanan dan kiri terlihat bukit dan sabana luas. Namun saat menuju pos 2 Pandean track yang kami lalui berubah 180 derajat. Menuju pos 2 track berupa tanah merah berpasir dan berbatu kemudian dikanan kiri terdapat jurang dan semak belukar. Turunan yang curam sesekali kami turun dengan merosot. Track menuju pos 2 Pandean terdapat banyak kera yang berkeliaran di jalur. Perjalanan kamipun sempat terhenti sejenak karena kera-kera tersebut menutupi jalur kami. Setelah kera pergi kami meneruskan perjalanan, turunan curam kami temui sampai menuju pos 2. Saat sampai dipos 2 pandean kami mendapatkan pemandangan tanah kosong yang luas dan bukit gunung merbabu. Dipos 2 kami tidak berlama-lama karena mengejar waktu agar tak tertinggal kereta pulang.
Pos 1 - Basecamp (Dok Malang)
Untuk menuju pos 1 track yang kami lalui berupa jalan setapak mendatar, dan kadang menurun. Pemandangan menuju pos 1 sampai basecamp hanya semak dan pepohonan yang terlihat. Setelah sampai dipos kami beristirahat sejenak untuk makan dan bersanda gurau dengan pendaki lain. Saat tenaga kami pulih, kamipun melanjutkan perjalanan menuju basecamp. Namun hujan datang menemani perjalanan kami. Hujan saat itu berbeda, karena butiran-butirannya berupa ES sehingga cukup membuat kepala kami sakit. Tanpa beristirahat kami terus berjalan sampai menuju basecamp. Setelah sampai, kami membersihkan diri, makan dan kemudian pulang menuju stasiun Solo Jebres. Dari basecamp menuju stasiun kami menyewa elf seharga 500ribu dan untuk tiket kereta kami menggunakan Brantas ekonomi seharga 80ribu menuju jakarta pasar senen.
nah sekian dari cerita kami menuruni Puncak Gn. Merbabu 3145mdpl.
semoga cerita kami bermanfaat dan membuat kalian terhibur ya...
jangan lupa subcribe, like dan komen untuk cerita selanjutnya ya...
Gracias por leer nuestro diario :)
see u ....
Hola sobat juri, kali ini saya akan melanjutkan cerita sebelumnya yaitu pendakian Gn. Merbabu 3145mdpl. Setelah kami melewati semua lika-liku perjalanan via suwanting, kini saya akan menceritakan perjalanan menuruni Gn. Merbabu via Selo. Sudah ga sabar membaca cerita selanjutnya? langsung aja saya mulai ceritanya ya..
Setelah sampai puncak tertinggi Gn. Merbabu, kami semua berfoto dan kemudian melanjutkan perjalanan untuk pulang. Kami pulang melalui jalur selo, dengan perhitungan malam sudah sampai dibasecamp Selo. Tetapi perhitungan kami saat itu meleset, hujan dan kabut terus menemani perjalanan kami. Karna hujan dan kabut, kami tersasar di perjalanan turun bersama satu kelompok lain. Karna kami takut tersasar lebih jauh dan kondisi badan pun sudah lelah, akhirnya kami membuat camp dijalur pendakian menuju puncak atau sabana 3 bersama satu kelompok lain. Kami memasang tenda dengan tangan yang sudah kaku karena dinginnya udara setelah hujan rintik-rintik yang tak kunjung berhenti. Saat tenda sudah terpasang, kami semua memasak, makan dan bersanda-gurau kemudian tertidur pulas ditenda masing-masing.
Pagipun datang menyapa, dengan dingin udara kala itu saya dan satu teman wanita keluar dari tenda karena panggilan alam (alias pi2s). Setelah itu, kami melihat sekeliling dan kami berdua sangat takjub akan keindahan alam ini. Kami berduapun, memanggil dan membangunkan yang lain untuk menyaksikan pemandangan pagi. Pemandangan di depan tenda kami adalah Gn. Merapi dan Sabana luas Gn. Merbabu, kemudian di kanan dan kiri kami adalah bukit sabana dan pohon edelwais yang kuning bermekaran. Dan dibalik tenda kami terdapat bukit sabana menuju puncak kenteng songo. Sayang, hari ini adalah hari terakhir kami di Gn. Merbabu karena mengingat esok kami sudah memulai aktifitas kembali. Pagi itu kami memasak semua sisa logistik yang ada dan hanya menyisakan sedikit air untuk diperjalanan. Setelah sarapan kamipun berdoa dan memulai perjalanan menuju pulang.
gambar. sabana 3 foto pribadi
gambar. sabana 3 foto pribadi
gambar. sabana 3 foto pribadi
gambar. sabana 3 foto pribadi
Pos 5 - Pos 4 Selo (Sabana 2 dan Sabana 1)
Karena kami akan pulang menuju basecamp selo, maka perjalanan kami sangat mudah. Track yang kami lalui terus menurun dan sedikit mendaki. Dari jalur sabana 3 menuju pos 5 berupa tanah setapak kemudian melebar sampai di pos 4. Dipos 5 dan pos 4 kami hanya melihat pemandangan bukit merbabu dan sabana luas. Kami terus berjalan dan sesekali berhenti untuk berfoto.
gambar. sabana 2 foto pribadi
gambar. sabana 2 foto pribadi
gambar. sabana 2 foto pribadi
gambar. sabana 1 foto pribadi
Pos 3 - Pos 2 (Watu Tulis dan Pos Pandean)
Sampai dipos 4 kami tidak beristirahat dan melanjutkannya sampai dipos 3. Track yang kami lalui berupa tanah datar dan lebar disebelah kanan dan kiri terlihat bukit dan sabana luas. Namun saat menuju pos 2 Pandean track yang kami lalui berubah 180 derajat. Menuju pos 2 track berupa tanah merah berpasir dan berbatu kemudian dikanan kiri terdapat jurang dan semak belukar. Turunan yang curam sesekali kami turun dengan merosot. Track menuju pos 2 Pandean terdapat banyak kera yang berkeliaran di jalur. Perjalanan kamipun sempat terhenti sejenak karena kera-kera tersebut menutupi jalur kami. Setelah kera pergi kami meneruskan perjalanan, turunan curam kami temui sampai menuju pos 2. Saat sampai dipos 2 pandean kami mendapatkan pemandangan tanah kosong yang luas dan bukit gunung merbabu. Dipos 2 kami tidak berlama-lama karena mengejar waktu agar tak tertinggal kereta pulang.
gambar. pos 3 watu tulis foto pribadi
gambar. menuju pos 2 pandean foto pribadi
gambar. menuju pos 2 pandean foto pribadi
gambar. pos 2 pandean foto pribadi
gambar. pos 2 pandean foto pribadi
Pos 1 - Basecamp (Dok Malang)
Untuk menuju pos 1 track yang kami lalui berupa jalan setapak mendatar, dan kadang menurun. Pemandangan menuju pos 1 sampai basecamp hanya semak dan pepohonan yang terlihat. Setelah sampai dipos kami beristirahat sejenak untuk makan dan bersanda gurau dengan pendaki lain. Saat tenaga kami pulih, kamipun melanjutkan perjalanan menuju basecamp. Namun hujan datang menemani perjalanan kami. Hujan saat itu berbeda, karena butiran-butirannya berupa ES sehingga cukup membuat kepala kami sakit. Tanpa beristirahat kami terus berjalan sampai menuju basecamp. Setelah sampai, kami membersihkan diri, makan dan kemudian pulang menuju stasiun Solo Jebres. Dari basecamp menuju stasiun kami menyewa elf seharga 500ribu dan untuk tiket kereta kami menggunakan Brantas ekonomi seharga 80ribu menuju jakarta pasar senen.
gambar. pos 1 dok malang foto pribadi
gambar.basecamp foto pribadi
nah sekian dari cerita kami menuruni Puncak Gn. Merbabu 3145mdpl.
semoga cerita kami bermanfaat dan membuat kalian terhibur ya...
jangan lupa subcribe, like dan komen untuk cerita selanjutnya ya...
Gracias por leer nuestro diario :)
see u ....















Komentar
Posting Komentar